Rabu, 27 Mei 2015

Perencanaan dan Operasionalisasi Usaha (BAB 7)


Penentuan Lokasi dan Fasilitas Pendukung

Lokasi sangat menentukan kenerhasilan suatu usaha, tanpa mempertimbangkan dengan baik dalam menentukan lokasi , maka akan berakibat pada sepinya pengunjung atau tidak dapatnya perusahaan melakukan perluyasan.

Untuk memilih lokasi perlu mempertimbangkan sesuai keperluan, yaitu antara lain:

1.Lokasi kantor

2. Lokasi Pabrik.

3. Lokasi Gedung.

4. Lokasi Cabang.

 

Pendekatan  Mutu terhadap Proses Operasional Wirausaha

Pada saat ini, tuntutan konsumen akan mutu produk barang atau jasa semakin tinggi. Oleh sebab itu, bagi wirausahawan baru juga penting memperhatikan masalah mutu dalam proses produksi, pelayanan dan manajemen. Dengan mutu yang baik, maka produk baran dan jasa yang dihasilkan dapat berkompetisi dipasar dan dapat bersaing dengan produk sejenis.

 

Kepemnimpinan Wirausaha

Kepemimpinan dalam wirausaha atau bidang apapun, menjadi faktor penting agar dapat memengaruhi kinerja orang lain, memberikan arahan yang jelas, demi tercapainya suatu tujuan.

 

Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam kepemimpinan wirausaha, antara lain :

1.    Pemimpin yang baik harus mampu memengaruhi orang lain dengan memberikan teladan, member pandangan masa depan, memberikan bimbingan atau konsultasi dan memberikan motivasi

2.    Seorang pemimpin usaha, selain harus pandai memotivasi karyawan juga pandai membangun system yang mendorong karyawan untuk terus menerus mau bekerja keras demi tercapainya tujuan perusahaan.

3.    Kepemimpinan menyangkut distribusi kekuasaan, sehingga para wirausaha mempunyai otoritas untuk memberikan sebagian kekuasaan kepada karyawan atau seorang karyawan yang diangkat menjadi seorang pemimpn pada posisi tertentu yang bisa saja mewakili dan bertindak untuk dan atas nama dia.

 

Perizinan dan Pendirian Badan Usaha.

Beberapa perizinan yang harus diurus sesuai dengan bidang usahanya,antara lain :

1.    Surat Ijin Pengusaha (SIUP), Didapat melalui Departemen Perdagangan

2.    Surat Ijin Usaha Industri (SIUI), diperoleh dari Departemen Perindustrian

3.    Ijin Domisili, didapat melalui kelurahan setempat

4.    Ijin Gangguan,, didapat dari Kelurahan Setempat

5.    Ijin mendirikan bangunan (IMB), didapat melalui pemerintah daerah setempat

6.    Ijin dari instansi atau departemen teknis yang terkait sesuai dengan bidang usaha yang dijalan kan

Mengenali Hingga Memilih Peluang Usaha yang Tepat (BAB 6)


Banyak pengusaha yang mengawali usahanya dalam situasi yang serba sulit, kondisi yang tidak pasti dan akhirnya frustasi atau bahkan hanya menunggu dan tidak melakukan apapun. Meskipun memiliki uang yang cukup banyak sebagai modal awal usaha atau modal kerja, belum tentu bisa memberikan jaminan akan kesuksesan suatu usaha. Terlebih jika modal yang dimiliki pas-pasan, bahkan mungkin tidak punya modal sama sekali. Hal ini tentu akan membuat kondisi semakin sulit.

Kita tidak perlu harus membuat usaha yang terlalu muluk-muluk. Cukup sederhana saja, tetapi prospeknya bagus. Caranya adalah mengevaluasi lingkungan yang ada di sekeliling kita.

 

Berikut adalah cara sederhana yang dapat dilakukan dalam menerapkan analisis SWOT.

 

a.       Melihat kekuatan yang dimiliki seperti lokasi, sumber-sumber bahan baku uang mudah didapat, mudah di jangkau oleh konsumen atau pelanggan, dan kekuatan lainnya yang dapat dimanfaatkan.

 

b.      Melihat kelemahan yang dimiliki agar kita tidak memaksakan diri melakukan usaha yang sebenarnya tidak dapat dilakukan karena kita tidak memiliki kekurangan tertentu.

c.       Melihat peluang yang dapat dimanfaatkan dan memberikan keuntungan.

d.      Melihat ancaman terhadap usaha-usaha yang berisiko tinggi, memiliki siklus hidup yang pendek, dan tidak terukur.

 

Banyak cara untuk melihat peluang yan terjadi di sekitar kita. Selama masih ada kebutuhan dan keinginan, selama itu pula masih terdapat peluang yang dapat kita manfaatkan misalnya :

 

a.       Mengenali kebutuhan pasar

b.      Mengembangkan produk yang telah ada di pasaran.

c.       Memadukan bisnis-bisnis yang ada.

d.      Mengenali kecendrungan(tren) yang terjadi.

e.   Mewaspadai segala kemungkinan yang awalnya terlihat sepele, yang ternyata setelah ditekuni dapat menjadi bisnis yang luar biasa.

f.        Menggunakan asumsi-asumsi yang baru )tidak baku.

 

Beberapa langkah untuk mengenali dan memilih peluang bisnis yang tepat antara lain :

 

1.       Tentukan tujuan besar yang hendak dicapai

2.       Buat daftar ide usaha

3.       Nilai kemampuan pribadi

4.       Pilih kriteria

5.       Membandingkan dan dapatkan saran dari pengusaha, konsultan, atau mentor.

6.       Nilai keadaan bisnis saat ini dan masa mendatang melalui riset.

7.       Tetapkan pilihan.

 

Cara Memulai Bisnis

 

Cara-cara yang dapat di lakukan oleh seseorang untuk memulai bisnis (usaha), baik itu dilakukanya sendiri maupun bersama teman-teman, adalah sebagai berikut :

 

1.       Memulai bisnis baru

 

Terdapat tiga bentuk usaha yang bisa dirintis oleh anda :

a.   Perusahaan milik sendiri, yaitu bentuk usaha yang dimiliki dan di kelola sendiri.

b.   Persekutuan (parthership), yaitu kerja sama antara dua orang atau lebih.

c.  Perusahan berbadan hukum (corporation), yaitu perusahaan yang didirikan atas berdasarkan badan usaha dengan modal berupa saham.

 

2.       Membeli bisnis yang sudah ada

 

3.       Mengembangkan bisnis yang sudah ada

4.       Memilih usaha franchise

Dibawah ini kiat memilih bisnis waralaba :

1.       Kumpulkan seluruh informasi mengenai bisnis waralaba yang ada saat ini.

2.       Pilihlah jenis usaha waralaba yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi dan terbukti sukses dimana-mana.

3.       Sebaiknya memilih bisnis waralaba disesuaikan dengan kemampuan keuangan, minat, dan bakat.

4.       Pastikan proses usaha waralaba tersebut dapat dialihkan dengan baik kepada terwaralaba.

5.       Jangan cepat percaya dengan angka-angka keuangan yang disodorkan oleh perwaralaba.

6.       Lakukan pengamatan dan penyelidikan di lapangan terhadap gerai-gerai yang akan menjadi pilihan kita.

7.       Bagi para peminat waralaba yang bermodal terbatas, sekarang banyak waralaba lokal yang masih berskala kecil atau bahkan belum menerapkan system waralaba.

8.       Bagi kita yang jeli dan memiliki naluri bisnis tajam, sebenarnya banyak potensi usaha yang dapat dikembangkan secara waralaba.

 

Bidang Usaha dan Jenis-Jenis Badan Usaha

 

Beberapa contoh bidang usaha yang menjadi pilihan para pemula wirausahawan baru adalah :

 

1.       Usaha dibidang makanan atau kuliner.

2.       Usaha pakaian atau perhiasan.

3.       Usaha yang terkait dengan tempat tinggal.

4.       Usaha pendidikan

5.       Usaha yang terkait dengan rekreasi.

6.       Usaha pendukung atau usaha yang mempermudah orang lain menjalankan usaha.

Jenis usaha yang dapat dimasuki oleh para wirausahawan :

1.       Pertanian

2.       Pertambangan

3.       Pabrikasi

4.       Konstruksi

5.       Perdagangan

6.       Jasa keungan

7.       Jasa perorangan

8.       Jasa pendidikan

9.       Jasa transportasi

10.   Jasa pariwisata

 

Beberapa pertimbangan yang harus dilakukan sebelum mendirikan organisasi bisnis adalah :

 

1.       Kebutuhan modal

2.       Risiko

3.       Pengawasan

4.       Kemampuan manajerial

5.       Kebutuhan waktu

6.       Pajak

 

Di bawah ini beberapa bentuk badan hukum usaha Indonesia dan beberapa pertimbangan untuk dapat memilih salah satu diantaranya yang paling cepat :

 

1.       Perusahaan perseorangan

Adalah merupakan perusahaan yang dimiliki dan diselenggarakan oleh satu orang saja.  bentuk usaha ini memiliki karakteristik tertentu, seperti modal yang kecil, jumlah tenaga kerja yang sedikit, terbatasnya keanekaragaman produk dan jasa yang dihasilkan, dan penggunaan teknologi yang masih sederhana.

2.       Persekutuan

Merupakan bentuk legal suatu bisnis yang dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bisnis. Pembentukan persekutuan ini biasanya berdasarkan kontrak tertulis atau kesepakatan yang legal. Dalam persekutuan terdapat dua macam kategori, yaitu sekutu umum dan sekutu terbatas.

a.       Sekutu umum : yaitu sekutu yang terlibat secara aktif dalam pengelolaan usaha sehingga memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas atas kewajiban usaha.

b.      Sekutu terbatas : yaitu pihak partner tidak terlibat secara aktif dalam pengelolaan usaha.

Pesekutuan (firma) : merupakan persekutuan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan nama bersama untuk menjalankan satu bisnis. Pembentukan firma mengakibatkan tanggung jawab masing-masing anggota firma tidak terbatas.

Persekutuan komanditer (CV) : merupakan suatu persekutuan antara dua orang atau lebih yan memiliki tujuan bersama mendirikan usaha. Keanggotaannya terbagi menjadi dua pihak yang memiliki tanggung jawab berbeda karena tingkat keterlibatan dalam pengelolaan berbeda.

Persekutuan lainnya,

Usaha patungan ( join venture) : merupakan suatu kerja sama antara perusahaan untuk saling memperkuat satu sama lain antara perusahaan yang melakukan kerja sam tersebut.

Sindikat: merupaka kerja sama antara dua unit usaha untuk mencapai tujuan tertentu secara  spesifik.

Kartel: merupakan persekutuan perusahaan-perusahaan dibawah suatu perjanjian untuk mencapai tujuan tertentu.

Holding company: terjadi apabila suatu perusahaan dalam kondisi yang baik secara financial kemudian membeli saham-saham dari perusahaan lain.

3.       Perseroan

Perseroan atau korporasi adalah suatu organisasi bisnis yang berbentuk badan usaha hukum, dimana tanggung jawab dan kewajiban usaha terpisah dari pemilik modalnya.

4.       Koperasi
Koperasi merupakan organisasi ekonomi rakyat yang berwatak social,beranggotakan orang-orang atau badan hukum, sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan kegotongroyongan

Selasa, 19 Mei 2015

Frozen Macalatee


Nama usaha yang akan kami dirikan yaitu “Frozen Macalatee.

Usaha ini bergerak di bidang minuman ringan yang cocok untuk dinikmati semua kalangan,

Minuman segar ini sangat kaya rasa dan kaya kesehatan juga, dimana produk ini memiliki bahan

dasar berupa maca (teh), teh maca adalah jenis teh bubuk yang sering kita temui untuk penambahan

rasa pada Ice Cream, pada kesempatan kali ini teh maca ini akan kami gunakan untuk bahan dasar

minuman blend yang nantinya akan tercampur dengan susu, vanila, strowbwry dll.

Dengan berkembangnya wirausaha yang sangat pesat di indonesia, hal ini memacu kita untuk

membuat usaha yang kreatif dan beda dari yang lain. Di Jakarta jarang sekali di temui kafe yang

sederhana dan murah bagi kantong mahasiswa.

Konsumen

Target pasar yang kami inginkan yaitu masyarakat sekitar. Tempat yang akan direncanakan untuk

usaha ini yaitu di kampus dan sekitarnya.

Tempat yang akan direncanakan untuk usaha ini yaitu di kampus dan sekitarnya. Pertimbangan

kami memilih lokasi tersebut yaitu:

Ø Lokasi ini strategis, karena merupakan pusat kegiatan mahasiswa.

Ø Lokasi dekat dengan perumahan penduduk dan tempat kost para mahasiswa.

Memulai Bisnis Frozen Macalatee

Untuk menjalankan peluang bisnis ini, ada beberapa hal penting yang kita siapkan yaitu :

1.     Modal awal adalah niat kita yang bersungguh-sungguh untuk menjalankan usaha ini, tidak pantang menyerah dan siap menerima resiko yang ada.

2.     Menjalin kerjasama dengan supplier bahan baku dengan baik.

3.     Selalu lakukan pengontrolan (quality control) pada setiap bahan baku yang telah diproduksi, hal ini penting agar kualitas produk tetap terjaga dan tidak kalah bersaing dengan produk lainnya yang ada di pasaran.

4.     Selalu melihat peluang pasar yang ada, dan mengikuti selera konsumen sehingga konsumen tidak bosan dating ke kafe kita lagi.

Keuntungan Produk

Tidak dapat di pungkiri remaja atau semua kalangan yang tidak bisa lepas dari berkumpul sekedar minum dan mengobrol,.

Disinilah kita melihat keuntungan dari customer yang semakin hari semakin menginginkan ke segaran dalam hidup mereka, produk frozen Macalate pasti sangat laku di kalangan segala umur.

Kendala Bisnis

Kendala yang kami ketahui adalah baru menemukan satu supplier saja dan apabila supplier kita ada kendala tidak dapat memasok barang ke kami maka akan merugikan. Karena akan terjadi tutup took sementara.

Strategi Pemasaran

Untuk memperluas jaringan pemasaran kami. Kami mengembangkan ilmu pengetahuan kami mengenai UKM dalam seminar seminar yang ada, dan mencatat point-point yang penting untuk peningkatan usaha kami.
strategi pemasaran kami juga tak hanya di dalam kampus (kafe) namun kita juga mengedarkan produksi frozen maclate ini dalam bentuk minuman instan yang bisa di nikmatin dimana saja, dan rencana pemasarannya adalah dimulai dari warung-warung kecil terlebih dahulu.

Analisa Ekonomi

Asumsi

- Produksi sebanyak 500 cup

- Proses produksi dilakukan di rumah, tanpa menyewa tempat usaha

Modal awal peralatan Rp 6.500.000,00

Frizer Rp 100.000/bln (sewa)

bahan baku Rp 1.000.000,00+

Total Rp .7.600.000,00

Biaya produksi per hari Rp. 1.600.000

Oset per hari 10000@x 500 Rp. 5.000.000

Pengusaha Muda Kuliner Unik Yang Mendunia


Pengusaha Muda Kuliner Unik Yang Mendunia — Hidup itu ibarat roda, kadang berada di atas, kadang juga bisa tergelincir ke bawah. Namun ketekunan yang diiringi dengan semangat dan strategi adalah awal dari kesuksesan.


Hal inilah yang pernah dirasakan oleh seorang anak muda dari Thailand yang bernama Aitthipat Kulapongvanich atau yang akrab disapa dengan sebutan Top. Kala itu di usianya yang baru menginjak 16 tahun, Top dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri, bahkan dapat membeli sebuah mobil dari sumber pemasukannya yang berasal dari transaksi jual beli karakter dan equipment game online.

Betapa mudahnya ia mendapatkan uang, sampai-sampai fokusnya pada bisnis ala virtual tersebut malah mengganggu prestasinya di sekolah. Masa-masa keemasan itu ternyata tidak bertahan lama. Suatu hari ia menemukan akun game online nya sudah ditutup oleh pengelola karena dianggap melakukan penyalahgunaan dengan tujuan komersial.

Masa-masa sulit akhirnya menerpa kehidupan seorang Top. Bisnis elektronik yang ingin dijalankannya harus gagal total karena ternyata barang-barang elektronik yang dibelinya dalam jumlah banyak tersebut adalah barang reject. Top kemudian merintis bisnis kacang goreng yang sempat laris manis ketika ia membuka sebuah outlet di mall. Namun bisnis tersebut lagi-lagi harus tersendat karena pihak pengelola merasa dirugikan oleh proses penggorengan kacang yang merusak langit-langit bangunan.

Kegagalan tersebut diperparah dengan kebangkrutan sang ayah dengan nilai utang yang sangat fantastis. Ketika seluruh anggota keluarga memutuskan untuk pindah ke Cina, Top justru memilih untuk tetap tinggal di Thailand bersama sang paman untuk mencari ide bisnis yang baru.

Top dan pamannya kemudian terinspirasi untuk membuat cemilan rumput laut goreng. Berkali-kali eksperimen dilakukannya untuk mendapatkan tekstur dan rasa rumput laut goreng yang sempurna. Meski awalnya ia dan sang paman berhasil menjajakan produk kulinernya di mall, hal itu tidak membuat Top cepat puas. Ia lantas membidik kerjasama dengan salah satu waralaba convenience store terbesar di dunia, 7-Eleven.

Standar perusahaan 7-Eleven yang tinggi membuat rumput laut goreng buatan Top berkali-kali mendapatkan penolakan. Namun akhirnya kreativitas dan inovasi Top untuk melakukan perbaikan produk disambut hangat oleh pihak 7-Eleven. Rumput laut goreng yang dinamai Tao Kae Noi itu sukses dipasarkan di 6000 cabang 7-Eleven yang tersebar di 27 negara. Kini produk kuliner unik itu telah membawa Top menjadi pengusaha muda dengan penghasilan ratusan milyar per tahun.

Tak hanya itu saja, ia juga membawahi ratusan ribu orang pekerja dan 100 cabang di berbagai negara serta lahan rumput laut yang tersebar di Korea Selatan. Yang menarik, kisah sukses Top tersebut juga telah diabadikan dalam sebuah film berjudul “The Billionaire” atau yang di Thailand lebih dikenal dengan judul “Wai Roon Pun Lan”.

Pelajaran Yang bisa dipetik Dari Perjalanan Hidup Top

Inspirasi usaha yang dapat diperoleh dari kisah tersebut adalah bahwa #bisnis kuliner merupakan salah satu peluang bisnis yang menjanjikan bila dikelola secara tepat dan teliti. Meskipun demikian, bukan berarti menjalankan bisnis kuliner menjadi hal mudah yang dapat dilakukan oleh semua orang. Perlu trik-trik khusus agar dapat menjaga kesetiaan para pelanggan dan menarik keingintahuan para calon pelanggan baru. Trik-trik tersebut diantaranya adalah:

Lakukanlah Inovasi Tanpa henti

Tren kuliner senantiasa mengalami perkembangan dan perubahan. Seiring perubahan tren tersebut, masyarakat juga akan mulai memiliki selera baru terhadap produk tertentu. Sehingga anda harus lebih teliti dan jeli untuk membuat inovasi produk. Misalnya, bila anda memiliki bisnis keripik singkong super pedas, berinovasilah untuk mengikuti tren hidup sehat yang sedang diminati masyarakat. Misalnya dengan membuat produk dengan bahan baku organik yang sehat, bergizi dan bebas pestisida.

Jangan Lupa Berpromosi

Promosi merupakan salah satu hal yang menunjang kesuksesan bisnis kuliner. Bila promosi dari mulut ke mulut atau via social media dirasa masih kurang mendukung, coba lakukan promosi secara lebih intens lagi. Anda dapat melakukan promosi dengan membagi-bagikan tester produk gratis atau membuka outlet di tempat-tempat yang ramai dikunjungi orang. Dan jangan pelit-pelit untuk memberikan bonus pada para pelanggan yang setia dengan produk kuliner anda.

Perluaslah Networking dan Target Pasar

Belajar dari sosok Top yang sukses menjadi pengusaha produk kuliner, janganlah ragu untuk membidik target pasar yang lebih luas, misalnya dengan memasukkan produk anda di supermarket, convenience store atau gerai kuliner terkenal. Walaupun terkesan muluk-muluk, bukan mustahil hal ini adalah langkah yang tepat untuk mengembangkan bisnis kuliner Anda.